Kamis, 23 November 2017

Laga Terakhir Lawan PSM Makassar Dianggap Madura United sebagai ‘Ujicoba’

PERTANDINGAN terakhir Madura United di Liga 1 musim ini akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Mattoangin, Makassar. Menghadapi pertandingan tersebut, Madura United dipastikan harus kehilangan sebanyak 8 pemainnya karena  menjalani sanksi kartu merah dan akumulasi kartu kuning, juga karena cedera.

Sebagai pertandingan yang tidak memiliki pengaruh khusus terhadap posisi Madura United baik untuk status juara maupun degradasi, Madura United menganggap laga tersebut sebagai  pertandingan ujicoba belaka.

“Kami tidak memiliki beban khusus untuk pertandingan melawan PSM nanti. Berapapun jumlah kami nantinya, tentunya pertandingan tersebut adalah pertandingan yang wajib kami jalani dan harus kami jalani tanpa beban,” ucap salah satu pemain Madura United.

Dalam perjalanan Madura United selama dua tahun terakhir, Madura United tercatat sudah bersua PSM Makassar dalam 3  pertandingan. Yakni, dua pertandingan di ISC tahun lalu dan satu pertandingan di Leg pertama awal musim lalu.

Dari tiga pertemuan tersebut, Madura United tercatat memenangi dua pertandingan dengan skor 3-1 dan skor 1-0 saat menjalani pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan dan Madura United harus menelan kekalahan 1-0 saat bermain di Stadion Mattoangin Makassar.

“Kita akan berusaha bermain dengan baik pada pertandingan nanti. Tetapi, yang terpenting pada pertandingan tersebut pemain menyelesaikan pertandingan dengan kondisi bugar tanpa ada cedera lagi seperti pertandingan kemarin,” ucap Gomes Oliviera, pelatih kepala Madura United.

JADIKAN PERSAHABATAN

Dengan komposisi hanya 16 pemain yang dibawa serta ke Makassar, Madura United tidak mematok target harus mendapatkan poin penuh. “Kita jadikan pertandingan nanti sebagai pertandingan persahabatan  sebagai penutup tahun ini,”  ulas  Ziaul “Habib” Haq, Direktur PT PBMB.

Diakuinya, target untuk mengejar posisi lainnya, seperti posisi runner up tidak akan mendapatkan keuntungan apapun dari regulator kompetisi. Sebab, jelas Ziaul Haq, tidak adanya hadiah yang disediakan pada juara dan juga posisi di bawahnya, menjadikan pertandingan terakhir sudah hilang gregetnya. “Apalagi, ada upaya dagelan dalam kompetisi ini,” pungkas Zia.

Sebagai pertandingan penutup,  para pemain direncanakan akan langsung berpisah dengan pemain lainnya usai pertandingan tersebut. Bahkan, sebagian pemain sudah mulai boyongan barang-barangnya dari mess pemain di Bangkalan. Hal itu, karena mereka masih belum mendapatkan kepastian jadwal kapan akan kembali bergabung kembali guna melakukan pemusatan latihan.  ***

 

maduraunitedfc.com/Media Officer


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version