Kamis, 23 November 2017

Inilah ‘Kompetisi Dagelan’, Dibumbui Ancaman, dan Madura United pun Terancam Sanksi Lagi….

BERTINDAK sebagai tuan rumah, bukan berarti Madura United memiliki kewenangan penuh untuk menjalanan pertandingan. Bahkan, meski pertandingan tanpa penonton, tribun VVIP justru ditempati oleh tetamu tim tamu berseragam dan menjelma sebagai suporter.

Tim tamu, pada pertandingan tersebut bahkan menata sendiri meja tribun VVIP dan juga menyediakan snack khusus tetamu mereka. Kondisi tersebut, sebagai gambaran dari kondisi stadion. Atas kondisi tersebut, Madura United kembali terancam untuk mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI sebagaimana didapatkan pada pertandingan saat melawan Barito Putra.

Mengingat, pada pertandingan tersebut, Madura United mendapatkan sanksi sebesar Rp 50.000.000,- karena pertandingan yang tanpa penonton masih terdapat Panitia yang duduk di tribun VVIP.

“Hari ini, kami pasti akan mendapatkan sanksi lagi, karena ada suporter tim tamu berseragam yang duduk di Tribun VVIP. Bahkan, kami juga pasti akan mendapatkan sanksi karena di antara tetamu tersebut terdapat satu orang yang jelas-jelas dilarang datang ke stadion hadir dan memberikan intruksi dari tribun VVIP,” ucap Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Haruna juga menjelaskan jika dalam persiapan menggelar pertandingan,  Pihak LOC Madura United sempat mendapatkan ancaman pencabutan izin menggelar pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan dari Polres. Meski, sebelumnya, izin tertulis sudah didapatkan oleh LOC Madura United.

“Bahkan, tadi malam saya mendapatkan ancaman dari seseorang yang tidak saya sebutkan namanya, tentang  pencabutan izin pertandingan. Mereka, bahkan meminta jaminan keamanan atas pelaksanaan pertandingan,” urai Haruna.

Tekanan secara mental pada pertandingan tadi malam, juga dialami para pemain Madura United. Mereka, sebagaimana disampaikan salah satu pemain yang juga tidak mau disebutkan namanya, mengaku sangat kaget dengan banyaknya polisi di lorong dekat ruang ganti pemain Madura United. Sementara lorong tim Bhayangkara tidak ada pengamanan.

“Ini kenapa ada peningkatan jumlah pengamanan sampai sesak di lorong? Pertandingan-pertandingan sebelumnya, tidak seperti ini,” ucap pemain yang baru memasuki ruang ganti SGB.

Madura United harus menelan kekalahan dengan skor 3-1 atas Bhayangkara FC. Hasil pertandingan tersebut menjadikan Madura United  pupus harapannya untuk berebut status juara, sekaligus gagal mencetak rekor tidak pernah  kalah di laga kandang.

“Selamat atas Bhayangkara FC yang sudah menjadi juara “Kompetisi Guyonan”. Dalam bahasa Jawa, gojekan artinya guyonan,” terang Haruna.  ***

maduraunitedfc.com/Media Officer


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version