ANGGAP UJICOBA vs PSM

Haruna Soemitro :
Liga Ini Menjadi Liga ‘Gojekan’….

Sejak menit awal jalannya pertandingan, para pemain Madura United sebagaimana disampaikan Manajer Madura United, Haruna Soemitro, sudah terlihat mendapatkan perhatian lebih dari wasit. Itu dimulai dari pelanggaran keras terhadap Bayu Gatra oleh pemain belakang Bhayangkara yang justru dianggap tidak ada pelanggaran. | maduraunitedfc.com/HENDRA

Thursday, 9/11,2017

LAGA Madura United melawan Bhayangkara FC berakhir dengan skor 3-1.  Hasil tersebut menjadikan Madura United harus memupus harapan untuk  bersaing kembali memperebutkan juara.  Tak heran, menjalani  pertandingan berikutnya, Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (AQ) menyampaikan kepada para pemainnya agar  tidak terbebani  dan menganggap pertadingan melawan PSM Makassar sebagai ajang ujicoba saja.

“Pertandingan selanjutnya jangan sampai merasa ada beban. Anggap sebagai pertandingan ujicoba karena kompetisinya sudah begini,” ucap AQ, dengan sedikit menyindir proses pertandingan yang berlangsung Rabu (08/11) malam.

Pada pertandingan tersebut, Madura United harus menjalani pertandingan dengan komposisi 8 pemain saja. Itu terjadi, setelah Peter Odemwingie, Fandi Eko dan Rizky Dwi mendapatkan kartu merah pada pertandingan tersebut. Jumlah 3 kartu merah tersebut adalah yang terbesar sejak pelaksanaan Liga 1 musim ini.

Sejak menit awal jalannya pertandingan,  para pemain Madura United  sebagaimana disampaikan Manajer Madura United, Haruna Soemitro, sudah terlihat mendapatkan perhatian lebih dari wasit. Itu dimulai dari pelanggaran keras terhadap Bayu Gatra oleh pemain belakang Bhayangkara yang justru dianggap tidak ada pelanggaran.

Sikutan pemain belakang Bhayangkara tersebut juga menyebabkan kepala bagian belakang Bayu berdarah. Kondisi itulah yang menyebabkan Bayu Gatra harus mendapatkan perawatan pertama di lapangan.

Detik berikutnya, giliran Peter Odemwingie ditekling keras dari belakang oleh Indra Kahfi. Tekling tersebut menyebabkan tulang kering Peter bengkak dan sebagian kaos kakinya lepas. Pengambilan kaki Peter dari belakang tersebut hanya mendapatkan kartu kuning dari wasit. Atas insiden tersebut, para pemain Madura United mencoba mempertanyakan pada wasit kenapa tidak mendapatkan kartu merah.

Aksi tekling keras pemain Bhayangkara kembali terjadi pada Bayu Gatra, namun tak ada peluit pelanggaran terhadap pemain Bhayangkara.  Justru, saat  Peter Odemwingie melakukan tendangan keras dengan cara balik badan dan kena pada kaki Indra Kahfi, wasit langsung memberikan kartu merah.

“Ada banyak kelucuan dalam pertandingan tadi. Saat pemain lawan mengambil pemain Madura United dari belakang, wasit abai. Sementara pada pemain Madura United sangat ringan kartu. Liga ini menjadi liga gojekan (guyonan – Red),” ulas Haruna.  ***

 

maduraunitedfc.com/Media Officer

1 Comment

  1. “melakukan tendangan keras dengan cara balik badan dan kena pada kaki Indra Kahfi”

    Saya rasa adminnya tidaknonton pertandingan. Lihat deh di Youtube, Odemwingie ada di belakang Indra Kahfi, terlihat jelas dia mengincar kaki Indra, dan jdeerrr, dia tendang dengan keras. Lihat deh, biar ga asal nulis.

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Jalani Latihan di Jakarta Sebelum Bertolak Papua

Wednesday, 16/05,2018

Usai memenangi pertandingan atas Persija Jakarta,  Madura United dijadwalkan masih akan melanjutkan pertandingan ke kandang Persipura Jayapura pada 19 Mei mendatang. Sebagai rangkaian dari pertandingan lawatan bersambung, sebagian pemain Madura United  yang dijadwalkan  ikut serta dalam pertandingan melawan Persipura diminta … >>

OK Jhon: Madura Bagaikan Keluarga

Wednesday, 16/05,2018

Madura, sebagai salah satu pulau yang baru menapaki kompetisi sepakbola nasional dalam dekade terakhir mulai menjadi salah satu refrensi pemain professional. Selain pemain lokal yang pernah memperkuat Timnas, beberapa pemain asing dan juga pemain yang berstatus naturalisasi  merapat ke Madura … >>

Hadapi Persipura, Madura United Tanpa Fabiano-Benny

Wednesday, 16/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan 9 menghadapi tuan  rumah Persipura Jayapura diapstikan akan tampil pincang.  Sebabnya, Fabiano  Beltrame dan Benny Wahyudi dipastikan harus absen dalam pertandingan tersebut. Keduanya, saat ini harus menjalani hukuman  akumulasi kartu kuning setelah mendapatkan 3 kartu … >>

Taklukkan Persija di GBK, Apa Yang Tersisa?

Wednesday, 16/05,2018

Menjalani pertandingan di Gelora Bung Karno, bagi skuad Madura United adalah kebanggaan tersendiri. Sebabnya, sejarah tim sepakbola asal Madura menjalani pertandingan di GBK baru terjadi kemarin lusa. Tak heran, Imam Nahrawi yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan … >>

Tak Gadai Profesionalisme

Friday, 11/05,2018

Madura United FC akan menyambangi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan Liga 1 2018. Asuhan Milomir Seslija akan menguji keperkasaan Persija Jakarta di kandang, Sabtu (12/05) dengan jam kick off 21.00 Wib.

Lawatan kali ini, semua Laskar Sape … >>

Berbekal Motivasi dan Mimpi Laga Perdana Tim Madura Bermain di GBK

Friday, 11/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan ke-8 Liga 1 musim ini terasa  special. Sebabnya, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Bagi Madura United dan bagi tim asal Madura lainnya, pertandingan melawan Persija … >>

KOMPETISI MASIH PANJANG, FOKUS, FOKUS, FOKUS

Tuesday, 24/04,2018

Kompetisi Liga 1 Gojek musim ini, resmi menyelesaikan pertandingan pekan ke-5. Sebagai pertandingan penutup di pekan ke-5, Bhayangkara Fc berbagi angka dengan Persela Lamongan dengan skor 1-1. Posisi Madura United di pekan ke-5 mengalami perbaikan dari pekan sebelumnya, kini skuad … >>

Milo Tertarik Budaya Madura

Tuesday, 24/04,2018

Pertama kali menjadi pelatih klub asal Pulau Garam, pelatih kepala, Milomir Seslija langsung jatuh cinta terhadap budaya Madura. Ia menyebutkan suka terhadap kerapan sapi yang sudah populer di Madura.

“Saya tertarik dengan budaya-budaya Madura. Saya senang bisa ada di sini. … >>