Ini Penjelasan Haruna Soemitro yang Diusir Wasit Saat Madura United vs PS TNI

“Penyebab saya protes itu karena saya ingin bertanya kepada wasit cadangan, apa yang kamu kasih saran kepada wasit, apa yang kamu berikan informasi kepada wasit, kenapa kamu berikan informasi yang seperti itu, sementara wasit sendiri tidak memberikan keputusan apa-apa. Karena itu saya protes seperti itu, kok malah saya yang dikeluarkan,” papar Haruna. | maduraunitedfc.com/HENDRA

Wednesday, 20/09,2017

MANAJER Madura United, Haruna Soemitro menjelaskan alasan memprotes wasit pertandingan kala timnya duel dengam PS TNI di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (18/09/2017) malam. Dikatakan, dirinya terpaksa melakukan protes terhadap wasit asing itu lantaran lambat dalam memberikan keputusan saat Guntur Ariyadi mendapatkan kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua.

“Bahasa saya kemampuan wasit diragukan dalam memberikan contoh yang bagus untuk pertandingan. Salah satu yang saya lihat adalah lamanya memberikan keputusan ketika pelanggaran harus kartu merah, mestinya kalau kartu merah dua-duanya kartu merah. Penyebab Guntur melakukan pelanggaran itu ya karena ditekling dengan dua kaki,” jelasnya, Selasa (19/09/2017).

Dalam laga itu, Guntur Ariyadi dilanggar dengan cara ditekling dua kaki saat membawa bola oleh pemain PS TNI Erwin Ramdani. Tetapi, ada gerakan dari Guntur Ariyadi dengan menginjak pemain PS TNI tersebut. Hal itulah yang dianggap melakukan pelanggaran dan berbuah kartu merah. Tetapi, pemain PS TNI yang melakukan pelanggaran lebih awal tersebut lolos dari kartu.

Akibat peristiwa itu, Manajer Madura United langsung melakukan protes terhadap wasit lantaran dianggap hanya merugikan timnya. Wasit yang memimpin pertandingan tidak kunjung mengeluarkan keputusan karena harus konsultasi terlebih dahulu dengan asisten wasit.

 “Kedua adalah faktor menyuruh saya keluar, lazimnya dalam rule of the game dia mestinya ngasih kartu sama saya atau ngasih peringatan. Tidak tiba-tiba dia mengusir saya dari bench, tanpa ada sebab,” tegasnya.

“Penyebab saya protes itu karena saya ingin bertanya kepada wasit cadangan, apa yang kamu kasih saran kepada wasit, apa yang kamu berikan informasi kepada wasit, kenapa kamu berikan informasi yang seperti itu, sementara wasit sendiri tidak memberikan keputusan apa-apa. Karena itu saya protes seperti itu, kok malah saya yang dikeluarkan,” tambahnya.

TIDAK MERASA SALAH

Menurutnya, dirinya tidak melakukan kesalahan apa-apa pada pertandingan pekan ke 24 tersebut. Sebab, protes itu merupakan tugas dari sang manajer sepakbola apabila ditemukan sesuatu yang tidak memuaskan.

“Tugas saya di bench ya seperti itu, itu adalah bagian dari tugas manajer untuk mengadvokasi, melakukan perlindungan kepada pemain, menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Dia cukup menerangkan, menjelaskan kepada kita dengan cara komunikasi,” katanya menjelaskan.

Pada pertandingan itu, Madura United berhasil memenangi pertandingan dengan skor 3-2. Tiga gol ini diciptakan oleh Bayu Gatra Sanggiawan, Munhar dan Dane Milovanovic. Kemenangan ini memperlebar jarak dengan Persija Jakarta dengan torehan 42 poin dan Persija 39 poin.

“Terkait dengan saya dikeluarkan dari bench, saya katakan itu adalah ketikdakmampuan dari penyelenggara pertandingan. Petugas pertandingan waktu itu yang tidak kapabel dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.  ***

 

portalmadura.com  |  maduraunitedfc.com

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Misi Perpanjang Rekor Tidak Pernah Kalah atas Persib

Wednesday, 18/10,2017

SELAMA dua tahun ini, Madura United tercatat sudah tiga kali bersua Persib Bandung. Dua pertandingan berhasil dimenangkan saat bermain di Madura. Tepatnya, menang 2-1 saat bermain di Stadion Gelora Bangkalan di gelaran TSC tahun lalu dan menang 3-1 saat bermain … >>

Kick Off Persib Bandung vs Madura United Dimajukan ke Sore

Wednesday, 18/10,2017

LAGA Madura United melawan tuan rumah Perisb Bandung yang sedianya akan digelar pada 19 Oktober, dengan jam kick off pukul 18.30 WIB, karena proses ijin dari pihak kepolisian, akhirnya di majukan. Sebagaiman penjelasan dari Media Officer Persib Bandung, H. Irva,  … >>

Panggih Dibawa ke Bandung sebagai Pengganti Angga Saputra

Tuesday, 17/10,2017

ABSENNYA Angga Saputra dalam pertandingan melawan Persib Bandung langsung disikapi oleh tim pelatih dengan membawa serta Panggih Prio Sembhodo dalam peserta rombongan ke Bandung. Pemain muda Madura United yang sempat dipinjamkan ke Madura United U19 tersebut sebagaimana disampaikan Gomes Olivera, … >>

Sore Hari,
Laskar Sape Kerrab
Bertolak ke Bandung…!

Tuesday, 17/10,2017

HARI ini, rombongan pemain Madura United FC dijadwalkan akan bertolak ke Bandung guna hadapi Persib Bandung pada 19 Oktober mendatang. Rombongan direncanakan akan bertolak pada sore harinya, tepatnya pukul 18.30 WIB  dengan menggunakan jalur penerbangan ke Bandara Bandung.

Meski dijadwalkan … >>

Hingga Kompetisi Berakhir, Angga Saputra Tak Bisa Tampil?

Monday, 16/10,2017

SATU pemain lagi yang dimungkinkan absen, adalah Angga Saputra. Kiper muda Madura United tersebut dikuatirkan belum pulih kala pertandingan menghadapi Persib Bandung. Kiper yang memegang rekor 4 kali clean sheet beruntun musim ini, mengalami cedera lengannya kala salah jatuh saat … >>

Bersiap Hadapi
Persib Bandung
dengan Minus 3 Pemain

Monday, 16/10,2017

LAGA Madura United selanjutnya di Kompetisi Liga 1 Go-Jek Traveloka akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat Bandung. Pertandingan tersebut tercatat sebagai pertandingan ke 30 di kompetisi sepakbola tertinggi Indonesia.

Sayangnya, menghadapi tim besar sekaliber Persib Bandung, Madura … >>

Rasanya Ada
‘Tangan Siluman’
yang Menggerakkan
Wasit Hasan Akrami

Saturday, 14/10,2017

MANAJER Madura United, Haruna Sumitro, mengecam kepemimpinan wasit asal Iran, Hasan Akrami, ketika Laskar Sape Kerrab ditahan imbang Borneo FC 1-1 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Jumat (13/10) malam WIB. Duel antara Madura United dan Borneo FC diakhiri dengan kericuhan … >>

Dia Hanya Mencetak 3 Gol dalam Karirnya sebagai Pesepakbola

Saturday, 14/10,2017

DIA menjadi sosok penting dalam laga terakhir di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan, Jumat (13/10) malam. Dialah Fachrudin Wahyudi Aryanto atau sering disapa F26. Dia memang memilih nomor punggung 26. Seorang pemain bertahan yang sudah berulang kali memperkuat Timnas. … >>