MUHAMMAD RIFAD MARASABESSY

Pemain Madura United Andalan Timnas U-19 yang Penggemar Cokelat

Rifad secara luar biasa sanggup menembus tim utama Madura United yang berkompetisi di Liga 1 Indonesia, di usianya yang masih 18 tahun. Tak heran bila kemudian dirinya dipanggil Timnas U-19 ke ajang Piala AFF U-18 dan jadi andalan di sisi kanan pertahanan. | maduraunitedfc.com/HENDRA

Sunday, 10/09,2017

BERBICARA Timnas Indonesia U-19 saat ini, mungkin Anda baru mengenal pemain-pemain seperti Egy Maulana Vikri , Hanis Saghara Putra, atau yang terbaru Feby Eka Putra. Maklum tim ini belum sepopuler era Evan Dimas cs dahulu, meski miliki potensi yang sama besar.

Namun ketika ditanya siapa pemain yang paling unik dalam skuat arahan Indra Sjafri jawabannya adalah sang bek sayap andalan, Muhammad Rifad Marasabessy. Sosoknya yang periang, membuat orang lain cepat akrab dengannya.

Rifad merupakan harta karun sepakbola lainnya dari tanah Tulehu. Lahir pada 6 Juli 1999, pemain berpostur 166 centimeter ini memiliki kecepatan tinggi dan dibalut teknik olah bola yang memukau.

Meski begitu, perjalanan karier Rifad hingga sampai ke titik ini tak semulus kelihatannya. Dia sempat dilarang menggeluti sepakbola secara serius oleh orang tuanya, ketika memasuki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Orang tuanya, terutama sang Ibu, berharap Rifad hanya fokus pada pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. Namun kengototan Rifad untuk menjaga cita-citanya sebagai pesepakbola profesional, mulai menampakkan hasil.

Rifad secara luar biasa sanggup menembus tim utama Madura United yang berkompetisi di Liga 1 Indonesia, di usianya yang masih 18 tahun. Tak heran bila kemudian dirinya dipanggil Timnas U-19 ke ajang Piala AFF U-18 dan jadi andalan di sisi kanan pertahanan.

Selain karena kualitas, sosok Rifad  yang periang membuat kehadirannya jadi semakin penting untuk sebuah tim. Tak terkecuali di Timnas U-19 . “Pemain paling suka bercanda ya Rifad, tidak ada lagi,” tutur media officer Timnas U-19, Bandung Saputra.

Menjadi wajar bila kemudian Rifad cepat akrab dengan para jurnalis, yang turut meliput kegiatan Timnas U-19 di Myanmar. Situasi itu kemudian dimanfaatkan pemain murah senyum ini untuk memenuhi kegilaannya pada makanan cokelat.

“Bang, mana cokelatnya?” begitu pertanyaan yang lazim dilontarkan Rifad ketika bertemu para jurnalis. Selama di Myanmar, Rifad memang tak bisa memendam nafsunya untuk mengonsumsi cokelat, sehingga kerap meminta bantuan para jurnalis untuk mencarikan makanan dari buah kakao tersebut.

Rifad sendiri tak memiliki alasan khusus mengapa dirinya bisa begitu menyukai cokelat. Dia mengaku sudah menyukainya sejak kecil, tanpa pengaruh siapa pun.

“Saya tidak tahu kenapa bisa begitu suka. Bukan juga karena [pengaruh] orangtua. Saya cuma suka saja dari kecil sampai sekarang. Saya tidak suka rasa [manis] lainnya, apalagi rasa  strawberry, ” terangnya.

Seperti banyak diketahui, salah satu khasiat terkenal dari mengonsumsi cokelat adalah dapat meningkatkan mood. Jadi seharusnya kita tak perlu khawatir pada performa Rifad, selama ada cokelat di sampingnya!  ***

goal.com  |  maduraunitedfc.com

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Jalani Latihan di Jakarta Sebelum Bertolak Papua

Wednesday, 16/05,2018

Usai memenangi pertandingan atas Persija Jakarta,  Madura United dijadwalkan masih akan melanjutkan pertandingan ke kandang Persipura Jayapura pada 19 Mei mendatang. Sebagai rangkaian dari pertandingan lawatan bersambung, sebagian pemain Madura United  yang dijadwalkan  ikut serta dalam pertandingan melawan Persipura diminta … >>

OK Jhon: Madura Bagaikan Keluarga

Wednesday, 16/05,2018

Madura, sebagai salah satu pulau yang baru menapaki kompetisi sepakbola nasional dalam dekade terakhir mulai menjadi salah satu refrensi pemain professional. Selain pemain lokal yang pernah memperkuat Timnas, beberapa pemain asing dan juga pemain yang berstatus naturalisasi  merapat ke Madura … >>

Hadapi Persipura, Madura United Tanpa Fabiano-Benny

Wednesday, 16/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan 9 menghadapi tuan  rumah Persipura Jayapura diapstikan akan tampil pincang.  Sebabnya, Fabiano  Beltrame dan Benny Wahyudi dipastikan harus absen dalam pertandingan tersebut. Keduanya, saat ini harus menjalani hukuman  akumulasi kartu kuning setelah mendapatkan 3 kartu … >>

Taklukkan Persija di GBK, Apa Yang Tersisa?

Wednesday, 16/05,2018

Menjalani pertandingan di Gelora Bung Karno, bagi skuad Madura United adalah kebanggaan tersendiri. Sebabnya, sejarah tim sepakbola asal Madura menjalani pertandingan di GBK baru terjadi kemarin lusa. Tak heran, Imam Nahrawi yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan … >>

Tak Gadai Profesionalisme

Friday, 11/05,2018

Madura United FC akan menyambangi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan Liga 1 2018. Asuhan Milomir Seslija akan menguji keperkasaan Persija Jakarta di kandang, Sabtu (12/05) dengan jam kick off 21.00 Wib.

Lawatan kali ini, semua Laskar Sape … >>

Berbekal Motivasi dan Mimpi Laga Perdana Tim Madura Bermain di GBK

Friday, 11/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan ke-8 Liga 1 musim ini terasa  special. Sebabnya, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Bagi Madura United dan bagi tim asal Madura lainnya, pertandingan melawan Persija … >>

KOMPETISI MASIH PANJANG, FOKUS, FOKUS, FOKUS

Tuesday, 24/04,2018

Kompetisi Liga 1 Gojek musim ini, resmi menyelesaikan pertandingan pekan ke-5. Sebagai pertandingan penutup di pekan ke-5, Bhayangkara Fc berbagi angka dengan Persela Lamongan dengan skor 1-1. Posisi Madura United di pekan ke-5 mengalami perbaikan dari pekan sebelumnya, kini skuad … >>

Milo Tertarik Budaya Madura

Tuesday, 24/04,2018

Pertama kali menjadi pelatih klub asal Pulau Garam, pelatih kepala, Milomir Seslija langsung jatuh cinta terhadap budaya Madura. Ia menyebutkan suka terhadap kerapan sapi yang sudah populer di Madura.

“Saya tertarik dengan budaya-budaya Madura. Saya senang bisa ada di sini. … >>