Selasa, 21 November 2017

Madura United Masih Kesulitan Raih Poin di Kandang Lawan

HARAPAN Madura United untuk bisa mendapatkan poin dari lawatannya ke Perseru Serui gagal. Laskar Sape Kerrab justru takluk dengan skor 2-0 pada pertandingan yang berlangsung Senin (28/08) sore di Stadion Marora, Serui. Hasil tersebut juga menjadikan Madura United masih tertahan dengan raihan 36 poin hingga pekan ke-21.

Kekalahan atas Perseru Serui pada pertandingan kemarin, juga menjadikan Madura United sebagai tim yang kesulitan untuk mendapatkan poin dari kandang lawan. Sejak putaran kedua berlangsung, praktis Madura United belum sekalipun menambah pundi-pundi poin dari pertandingan tandang.  Setelah sebelumnya kalah 5-2 atas Bali United dan kalah 2-0 atas Perseru Serui.

Perseru Serui yang sedang berjuang untuk terhindar dari Zona Degradasi, pada pertandingan kemarin langsung memberikan perlawanan sangat ketat  permainan Fabiano dan kawan-kawan. Keunggulan terhadap penguasaan lapangan Stadion Marora yang sedikit berlumut pasca dua hari diguyur hujan menjadikan pemain Perseru Serui memiliki keunggulan dalam melakukan sprint cepat.

Pressing ketat terhadap pergerakan Slamet Nurcahyo juga menjadikan permainan Madura United tidak berkembang. Pemain bernomor punggung 10 tersebut bahkan beberapa kali harus mendapatkan perawatan di lapangan karena pressing ketat tersebut. Bahkan, Slamet sempat terancam tidak bisa melanjutkan pertandingan pasca mengalami benturan keras di kepalanya.

“Selamat untuk Perseru Serui yang memenangkan pertandingan kali ini. Mereka bisa memainkan pressing sangat ketat dan bisa mengandalkan penguasaan lapangan dengan melakukan permainan cepat di pertadingan ini,” ungkap Gomes Oliviera, usai pertandingan kemarin.

Perseru Serui sendiri, tahun ini seakan menjadi hantu bagi Madura United. Pada leg pertama lalu, Perseru adalah tim yang bisa menahan imbang Madura United dengan skor 1-1. Sementara pada pertandingan kemarin, Perseru juga bisa memberikan kekalahan bagi Madura United dengan skor 2-0. Hasil tersebut, secara head to head untuk tahun ini menjadikan Madura United kalah atas Perseru Serui.

Kemenangan Perseru Serui pada pertandingan kemarin, juga menjadi kemenangan pertama mereka selama bentrok keduanya selama dua tahun terakhir. Sebelumnya, Perseru penah ditahan imbang 1-1 di kandang mereka di ajang ISC tahun lalu. Bahkan, Perseru Serui juga menjadi tim yang dibantai dengan skor 7-0 pada leg kedua ISC tahun lalu.

ISC sebagai ajang turnamen musim lalu, memang tidak  berakibat pada degradasinya tim yang berada di papan atas. Namun, perbedaan pada pelaksanaan ISC tahun lalu dan kompetisi Liga 1 Go-Jek Traveloka saat ini menjadikan setiap pertandingan bermakna bagi setiap tim. Kekalahan berarti akan menjerumuskan di posisi zona degradasi.

“Ini kompetisi yang tidak mudah tahun ini.  Kekalahan kali ini, harus segera dibenahi pada pertandingan selanjutnya. Pemain sudah bermain dengan maksimal pada pertandingan tadi, tetapi secara hasil memang tidak menguntungkan bagi Madura United,” jelas Gomes.

Madura United sendiri saat ini memang masih bertahan di posisi 5 klasemen sementara. Namun, posisi tersebut juga masih sangat rawan untuk terus tergerus hingga papan bawah jika pada pertandingan selanjutnya yang menyisakan 13 pertandingan tidak mampu kembali menambah pundi-pundi poin.

“Kami akan berusaha lagi.  Situasi dalam setiap pertandingan selalu berubah. Pada pertandingan kali ini, kami tidak mampu beradaptasi dengan cepat pada lapangan yang agak licin,” ungkap Rendi Siregar, pemain yang mewakili pemain Madura United pada sesi press conference usai pertandingan kemarin sore. ***

 

maduraunitedfc.com


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version