ERIYANTO

Si Mungil yang Makin Matang

"Saat ada tawaran untuk ke Madura United, saya langsung pamitan ke orang tua bahwa saya mendapati klub impian. Saya jujur langsung buru-buru mengiyakan dan tidak berpikir lain karena penampilan bagus Madura United di ISC tahun lalu," ulas pemain lulusan SMA Nagrak, Sukabumi. | maduraunitedfc.com/HENDRA

Thursday, 15/06,2017

SEMPAT menjadi bagian dari Timnas U19 di bawah asuhan Indra Sjafri, bukan jaminan bagi Eriyanto untuk langsung mengisi posisinya saat ini. Pemain asal Sukabumi yang masuk dengan status pemain U23 baru mendapatkan kesempatan penuh saat menghadapi Sriwijaya FC.

Dari penampilannya tersebut, pemain yang mengaku ingin menjalani karier di satu klub selama dibutuhkan, mulai mendapatkan tempat. Tiga pertandingan selanjutnya, Eriyanto selalu dipercaya Gomes Oliviera untuk membela panji Laskar Sape Kerrab. Bukan lagi bermain hanya 45 menit, pada pertandingan melawan Semen Padang kemarin, Eriyanto nyaris bermain penuh 90 menit sebelum akhirnya digantikan Tanjung Sugiarto pada menit 89.

“Bersyukur pelatih selalu memberikan kepercayaan pada saya. Belum waktunya saya berpuas diri, makanya saya harus kerja lebih keras lagi,” ucap pemain yang mengaku mengidolakan Maldini.

Sejatinya, Eriyanto bukanlah pemain bek sayap. Diakuinya, sosok Indra Sjafri yang mengubahnya ada posisi tersebut. Semasa menjalani trial di AC Milan Junior, Eriyanto menceritakan bahwa dirinya masih bermain dengan posisi gelandang.

Coach Indra waktu itu bilang ke saya. Eri, kamu memiliki kecepatan sprint yang bisa dimanfaatkan dengan baik posisi sayap. Sejak itu, saya sering ditempatkan di sayap,” cerita Eri.

Mimpi untuk kembali membela Timnas Indonesia diakui Eriyanto adalah mimpi yang ingin dicapainya. Namun, terpenting bagi pemain yang satu kamar dengan Tanjung tersebut adalah bisa menjalani karier sebagai pesepakbola profesional di klub peserta Liga 1.

“Saat ada tawaran untuk ke Madura United, saya langsung pamitan ke orang tua bahwa saya mendapati klub impian. Saya jujur langsung buru-buru mengiyakan dan tidak berpikir lain karena penampilan bagus Madura United di ISC tahun lalu,” ulas pemain lulusan SMA Nagrak, Sukabumi.

Sebagai pemain muda dan junior di skuad Madura United, Eriyanto mengaku sempat canggung pada awal-awal bergabung. Apalagi, pada awal persiapan kompetisi lalu, dirinya langsung bergabung dengan Greg Nwokolo, Peter Odimwingie, Fachruddin dan Slamet Nurcahyo.

“Mereka sangat care pada saya. Mereka menjadi teman dan guru yang baik di tim ini. Itu yang membuat saya tidak canggung lagi saat bermain dengan mereka,” ucap pemain yang mengaku belum pernah gondrong.

Bagi Gomes, Eriyanto adalah pemain muda di skuadnya yang selalu berperan dengan baik saat dipercaya bermain. Oleh karenanya, Gomes mengaku mulai tidak rasa was-was pada pemain mudanya.

“Mereka pemainU23 adalah potensi yang mengagumkan. Menjadi sebuah keuntungan kami memiliki mereka, sama-sama berkemampuan baik di lapangan,” ucap Gomes. ***

maduraunitedfc.com

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Gomes Sukses Racik Komposisi Madura United dengan Pemain yang Tepat

Wednesday, 28/06,2017

SAAT Liga 1 2017 hendak digulir, tak banyak yang berani menghitung Madura United bakal melesat. Faktanya, jeda kompetisi diwarnai ledakan dahsyat Laskar Sappe Kerrab yang melaju di jalur pacu juara dengan menyodok sederet kontestan favorit.

Bagi yang cermat mengamati sepak … >>

Saya Selalu Berusaha Berguna Buat Tim…

Wednesday, 28/06,2017

MADURA UNITED sedang membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata kendati muncul sebagai pendatang baru di perhelatan kompetisi nasional. Hal itu dibuktikan oleh Laskar Sape Kerab setelah mampu tampil mengagumkan di ajang Indonesia Soccer Championsip (ISC) A 2016 … >>

Dia Bisa Gantikan Posisi Fachruddin?

Tuesday, 27/06,2017

PELATIH Madura United Gomes de Oliviera tidak terlalu khawatir dengan absennya Fachruddin Aryanto saat Laskar Sape Kerrab bertandang ke markas Borneo FC dalam laga pekan ke-12 Liga 1 2017 pada 04 Juli.

Fachruddin terpaksa absen di laga itu, karena harus … >>

Madura United Menjadi Tim dengan Serangan Paling Garang di Liga 1

Tuesday, 27/06,2017

MADURA UNITED, Mitra Kukar dan PSM Makassar dinilai menjadi tim dengan serangan paling garang, paling tajam. Itu dilihat dari koleksi gol yang diciptakan ketiga tim di atas selama Liga 1 bergulir.

Kompetisi di Liga 1 belum juga separo jalan, … >>

Slamet Nurcahyo Makin Paham Keinginan Odemwingie

Saturday, 24/06,2017

GELANDANG Madura United Slamet Nurcahyo mengungkapkan makin mengetahui keinginan marquee player Peter Odemwingie, sehingga striker mahal Laskar Sape Kerrab itu memperlihatkan ketajamannya hingga pekan ke-11 Liga 1 2017.

Odemwingie menjadi topskor sementara kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia dengan kemasan sembilan … >>

Madura United akan Kumpulkan Poin Sebanyak-banyaknya Tanpa Menzalimi

Thursday, 22/06,2017

PELATIH Madura United, Gomes de Oliviera tak mempersoalkan meski timnya saat ini dikudeta PSM Makassar dari puncak. Sebab, kompetisi masih panjang dan peluang masih sangat terbuka. “Gak masalah ya.. Kompetisi masih panjang. Ini bukan saling menzalimi.  Kita akan kumpulkan sebanyak … >>

Manfaatkan Libur untuk Silaturahmi dengan Sanak Famili, Tetangga dan Kolega

Thursday, 22/06,2017

PRESIDEN KLUB Madura United, Achsanul Qasasi (AQ) berpesan secara khusus kepada seluruh pemain, agar memanfaatkan waktu libur sebagai sarana silaturahmi dan mempererat persaudaraan dengan sanak famili, tetangga, dan juga kolega.

“Liburan yang diberikan Manajemen dan tim pelatih bukan untuk bersenang-senang. … >>

Mainkan U23 di Posisi Kiper Ternyata Lebih Produktif !?

Wednesday, 21/06,2017

MENGACU pada komposisi klasemen (sementara) saat ini, secara matematis masih belum ada satupun tim yang bisa dinyatakan aman dari Zona degradasi, termasuk, Madura United. Tabungan sebanyak 22 poin hingga kini memang masih bisa saja disalip oleh siapapun hingga pertandingan terakhir.… >>