Eks Pencetak Gol Terbanyak Persela, Fandi Eko Siap ‘Perang’ Lawan Persela

Besar bersama Persela Lamongan dan nama besarnya mulai dikenal oleh publik sepakbola nasional melalui tim berjuluk Laskar Joko Tingkir, Fandi Eko mengaku masih memiliki memori atas kebersamaannya dengan Persela Lamongan. | foto : maduraunitedfc.com/HENDRA

Friday, 21/04,2017

NAMA Fandi Eko Utomo bisa jadi gampang dikenal karena sudah membawa trah sepakbola dari ayahnya, Yusuf Ekodono. Namun, Fandi bukanlah pemain yang mengekor popularitas ayahnya, Fandi adalah Fandi Eko Utomo yang memiliki talenta dan prestasi.

Nama Fandi Eko mulai moncer namanya kala membawa Persela U21  juara kompetisi ISL U21 tahun 2012. Kala itu, Fandi adalah salah satu pemain yang mengantarkan Laskar Joko Tingkir Muda sebagai kampiun kompetisi paling bergengsi kelompok usia.

Prestasi dan akselarasi permainan Fandi Eko, menjadikan pemain asal Surabaya tersebut dipromosikan ke skuad senior Persela Lamongan. Tahun 2013 adalah awal mula Fandi  Eko memulai debutnya di kompetisi sepakbola tertinggi Indonesia. Bersama Persela, Fandi bahkan pernah mencatatkan diri sebagai daftar pencetak gol terbanyak Persela kala itu.  Penampilan ciamiknya tersebut, menjadikan Fandi Eko masuk sebagai bagian dari skuad Timnas Indonesia U23.

Besar bersama Persela Lamongan dan  nama besarnya mulai dikenal oleh publik sepakbola nasional melalui tim berjuluk Laskar Joko Tingkir, Fandi Eko mengaku masih memiliki memori atas kebersamaannya dengan Persela Lamongan.

DIBESARKAN PERSELA

Fandi, kembali datang ke Lamongan bukan sebagai pemain Persela. Fandi datang untuk ketiga kalinya ke Lamongan sebagai bagian tim lawan yang akan hadapi Persela Lamongan. Sebelumnya, Fandi Eko datang ke Lamongan saat berbaju Persebaya Cronus tahun 2014 lalu, kemudian tahun lalu, Fandi juga datang ke Lamongan, tapi sebagai bagian dari skuad Bhayangkara United.

Hadir sebagai bagiian dari calon lawan tim yang pernah membesarkannya, menurut Fandi bukan masalah bagi dirinya sebagai pemain sepakbola. Diakuinya,  pemain pindah klub adalah proses normal. Oleh karenanya, Fandi mengungkapkan bahwa jika pelatih memberikan kesempatan kepada dirinya untuk merumput menghadapi Persela Lamongan, dirinya harus menjunjung tinggi klub yang dibelanya.

“Jika memang pelatih memberikan kesempatan, tugas saya adalah membantu memenangkan tim saya. Kesempatan sekecil apapun untuk mencetak gol, harus saya manfaatkan dengan baik,” janji pemain yang saat ini tercatat berusia 26 tahun.

Bisakah Fandi Eko unjuk kemampuannya jika  diturunkan oleh Gomes Oliviera pada pertandingan nanti malam?.  Dalam penampilan arek Surabaya selama lawatan  Jateng beberapa waktu lalu, Fandi sudah mampu menunjukkan bahwa feeling golnya sudah kembali.  Karakter mainnya sebagai second striker mampu ditunjukkan dengan membantu Madura United mengalahkan PSS Sleman. *** 

 

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Gomes Sukses Racik Komposisi Madura United dengan Pemain yang Tepat

Wednesday, 28/06,2017

SAAT Liga 1 2017 hendak digulir, tak banyak yang berani menghitung Madura United bakal melesat. Faktanya, jeda kompetisi diwarnai ledakan dahsyat Laskar Sappe Kerrab yang melaju di jalur pacu juara dengan menyodok sederet kontestan favorit.

Bagi yang cermat mengamati sepak … >>

Saya Selalu Berusaha Berguna Buat Tim…

Wednesday, 28/06,2017

MADURA UNITED sedang membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata kendati muncul sebagai pendatang baru di perhelatan kompetisi nasional. Hal itu dibuktikan oleh Laskar Sape Kerab setelah mampu tampil mengagumkan di ajang Indonesia Soccer Championsip (ISC) A 2016 … >>

Dia Bisa Gantikan Posisi Fachruddin?

Tuesday, 27/06,2017

PELATIH Madura United Gomes de Oliviera tidak terlalu khawatir dengan absennya Fachruddin Aryanto saat Laskar Sape Kerrab bertandang ke markas Borneo FC dalam laga pekan ke-12 Liga 1 2017 pada 04 Juli.

Fachruddin terpaksa absen di laga itu, karena harus … >>

Madura United Menjadi Tim dengan Serangan Paling Garang di Liga 1

Tuesday, 27/06,2017

MADURA UNITED, Mitra Kukar dan PSM Makassar dinilai menjadi tim dengan serangan paling garang, paling tajam. Itu dilihat dari koleksi gol yang diciptakan ketiga tim di atas selama Liga 1 bergulir.

Kompetisi di Liga 1 belum juga separo jalan, … >>

Slamet Nurcahyo Makin Paham Keinginan Odemwingie

Saturday, 24/06,2017

GELANDANG Madura United Slamet Nurcahyo mengungkapkan makin mengetahui keinginan marquee player Peter Odemwingie, sehingga striker mahal Laskar Sape Kerrab itu memperlihatkan ketajamannya hingga pekan ke-11 Liga 1 2017.

Odemwingie menjadi topskor sementara kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia dengan kemasan sembilan … >>

Madura United akan Kumpulkan Poin Sebanyak-banyaknya Tanpa Menzalimi

Thursday, 22/06,2017

PELATIH Madura United, Gomes de Oliviera tak mempersoalkan meski timnya saat ini dikudeta PSM Makassar dari puncak. Sebab, kompetisi masih panjang dan peluang masih sangat terbuka. “Gak masalah ya.. Kompetisi masih panjang. Ini bukan saling menzalimi.  Kita akan kumpulkan sebanyak … >>

Manfaatkan Libur untuk Silaturahmi dengan Sanak Famili, Tetangga dan Kolega

Thursday, 22/06,2017

PRESIDEN KLUB Madura United, Achsanul Qasasi (AQ) berpesan secara khusus kepada seluruh pemain, agar memanfaatkan waktu libur sebagai sarana silaturahmi dan mempererat persaudaraan dengan sanak famili, tetangga, dan juga kolega.

“Liburan yang diberikan Manajemen dan tim pelatih bukan untuk bersenang-senang. … >>

Mainkan U23 di Posisi Kiper Ternyata Lebih Produktif !?

Wednesday, 21/06,2017

MENGACU pada komposisi klasemen (sementara) saat ini, secara matematis masih belum ada satupun tim yang bisa dinyatakan aman dari Zona degradasi, termasuk, Madura United. Tabungan sebanyak 22 poin hingga kini memang masih bisa saja disalip oleh siapapun hingga pertandingan terakhir.… >>