Senin, 24 April 2017

Adu Taktik Adu Marque Player, Adu Emosi Adu Gengsi

SIAPA yang paling pantas menyandang status sebagai tim terbaik di Jawa Timur?. Permulaan derby Jatim empat tim asal Jatim yang berlaga di Kompetisi Liga 1 akan dimulai nanti malam. Madura United akan menghadapi Persela Lamongan dalam pertandingan pekan kedua  kompetisi sepakbola tertinggi Indonesia. Pertandingan tersebut akan tersaji di hadapan LA Mania, suporter fanatik Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan (Kick OOff pukul 18.30 WIB, Live on TV-One). Siapapun yang menang dalam pertandingan nanti, satu kredit poin yang akan didapatkan pemenang, modal awal sebagai terbaik di Jatim.

Madura United yang datang sebagai tamu di Lamongan, datang dengan mengusung misi percaya diri dengan mimpi meneruskan torehan hasil positif sebagaimana pertandingan pertama. Gomes Oliviera, tactician Madura United menegaskan bahwa dimanapun akan menjalani pertandingan, timnya saat ini terdiri dari pemain yang sama-sama siap menyongsong kondisi pertandingan dalam tekanan apapun.

“Kami datang kesini tujuannya untuk mendapatkan poin. Itu berarti, kami harus berusaha untuk bisa mencetak gol dan memenangi pertandingan besok,” ungkap Gomes.

Target tinggi yang dibawa Madura United ke kandang Laskar Sape Kerrab sebagaimana ditegaskan Gomes, tidak lain guna memenuhi target yang dicanangkan manajemen Madura United yang mematok harus berada di papan atas.

“Untuk tetap berada di papan atas, dimanapun bertanding harus berusaha merebut poin,” ucap Gomes.

Target tinggi yang dipasang skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab bisa jadi bukan hanya pemanis dan psywar belaka. Sebab, jika menilik dari persiapan yang dijalankan  dalam beberapa latihan terakhir, Gomes tampaknya akan melakukan  rotasi ekstrim. Jika saat menghadapi Bali United lebih banyak menurunkan  pemain lokal dengan hanya menempatkan Fabiano Beltrame dari skuad asing, pada pertandingan nanti, Gomes terlihat mulai mempersiapkan Peter Odimwingie, Redouane Zerzouri, Dane Milovanovic dan Fabiano Beltrame sejak menit awal.

Bahkan, duet lini depan dengan mempersiapkan duet Peter Odimwingie – Greg Nwokolo bisa menjadi pilihan yang dipersiapkan sejak menit awal. Pilihan tersebut, bisa jadi karena melihat komposisi lawan yang juga tak bisa dianggap remeh.

Persela Lamongan, meski pada pertandingan perdana sempat keok dengan skor 3-1 atas PSM Makassar, namun, komposisi skuad mereka saat menjalani pertandingan nanti akan mengalami peningkatan performa. Jose Manuel Colhoe, marquee player Persela Lamongan diakui Herry Kiswanto sudah mulai menunjukkan peningkatan adapatasi dengan timnya daripada saat bertandingan melawan PSM beberapa waktu lalu. Bahkan, Herry Kiswanto menegaskan bahwa persiapan timnya sudah lebih matang saat akan menjamu Madura United nanti.

Ramuan taktik antara Gomes Olivera dengan Herry Kiswanto akan tersaji dalam pertandingan nanti. Kedua pelatih yang biasa memainkan skema main ofensif, juga akan menjadi ajang adu tajam striker-striker mereka. Dari kubu Madura United terdapat Peter Odimwingie dan Greg Nwokolo sementara dari kubu Persela Lamongan terdapat Jose Manuel Coellho dan Ivan Carlos.

Siapa yang paling tajam dari dua kubu tersebut? Sajian ini sebenarnya akan terlihat pada pertandingan yang akan menjadi babak  penentu antara Laskar Sape Kerrab dan Laskar Joko Tingkir yang sama-sama membawa misi ganda.  Fabiano dan kawan-kawan selain mengusung target mendapatkan poin, mereka juga membawa misi meruntuhkan mental Persela yang tahun lalu menjadi penghalang laju Madura United bersaing di papan atas. Sementara Choirul Huda dan kawan-kawan juga mengusung misi ganda, selain ingin mendapatkan pundi-pundi poin perdananya di Liga 1, mereka juga mengusung misi ingin menjaga keangkeran Surajaya bagi tim tamu.  ***

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version